Resmi Ditutup, Kasek Bawaslu Papua Pegunungan Minta PPPK Jaga Integritas dan Siap Melayani Sepenuh Hati
humas | Minggu, Agustus 23, 2026 - 17:39
JAYAWIJAYA, BAWASLU PAPUA PEGUNUNGAN – Rangkaian Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan secara resmi berakhir pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan penutupan secara resmi dipimpin oleh Kepala Sekretariat (Kasek) Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan, George Aunsi, melalui Zoom Meeting.
Memasuki hari terakhir pelatihan (Day 5 Synchronous), sebanyak 33 peserta PPPK dari 8 kabupaten se-Papua Pegunungan mendapatkan pembekalan intensif mengenai Keprotokolan serta Etika Komunikasi Kedinasan dan Core Values Bawaslu (PASTI). Pembekalan ini dirancang untuk membentuk karakter ASN Bawaslu yang profesional, adaptif, dan berintegritas tinggi.
Pada sesi pertama, Narasumber dari Puslitbangdiklat Bawaslu RI, Putri Setya Utami, memaparkan secara komprehensif konsep dasar keprotokolan sesuai UU No. 9 Tahun 2010. Para peserta diajarkan mengenai tata tempat (menganankan pejabat VVIP), tata upacara, tata penghormatan, hingga etiket penampilan kedinasan. Sesi ini ditutup dengan simulasi dan bedah kasus kepanitiaan acara resmi Bawaslu melalui breakout room.
Sesi kedua diisi oleh Kabag Pengawasan/Hukum Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan, Frets Latjandu, yang menegaskan pentingnya implementasi Core Values Bawaslu “PASTI” (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, Inovatif) serta 6 fondasi etika komunikasi kedinasan. Frets menekankan agar seluruh personel PPPK senantiasa menjaga kerahasiaan dokumen lembaga, bertindak akuntabel, dan bijak dalam berkomunikasi digital di media sosial.
“ASN PPPK Bawaslu harus memegang teguh integritas dan kerahasiaan lembaga. Dalam berkomunikasi di media sosial maupun publik, dilarang keras terlibat dalam komentar partisan politik atau menyebarkan hal-hal yang memicu konflik,” tegas Frets.
Saat menyampaikan arahan dan menutup kegiatan secara resmi, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan, George Aunsi, menyampaikan tiga pesan strategis kepada seluruh jajaran PPPK yang telah menyelesaikan orientasi.
“Pertama, jaga integritas dan netralitas karena PPPK adalah garda terdepan penjaga demokrasi. Kedua, teruslah belajar dan memperbarui pengetahuan regulasi agar tidak kalah dari masyarakat. Dan ketiga, semangatlah melayani dengan hati di tanah Papua Pegunungan. Medan tugas kita berat, namun di situlah pengabdian kita diuji,” pesan George Aunsi.
Ia juga mengingatkan bahwa evaluasi keberhasilan dan kinerja selama masa orientasi hingga pelaksanaan tugas sehari-hari akan menjadi salah satu dasar penilaian penting dalam perpanjangan kontrak kerja PPPK di masa mendatang.
Rangkaian orientasi ditutup dengan pelaksanaan penilai evaluasi akademis (Post-Test) dan administrasi pembelajaran melalui LMS Bawaslu serta penyelesaian MOOC LAN RI sebagai bagian dari pemenuhan syarat pengembangan kompetensi ASN.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Papua Pegunungan
Editor : Humas Bawaslu Papua Pegunungan